|
Indosat Suguhkan Broadband Unlimited untuk IM3 dan Mentari |
|
|
|
|
Written by Kang Iful
|
|
Monday, 01 March 2010 21:49 |
|
Indosat dan anak perusahaannya, Indosat Mega Media (IM2) menghadirkan inovasi terbaru, 'IM2 Inside'. Melalui IM2 Inside kini pelanggan kartu prabayar Mentari dan IM3 bisa menggunakan layanan data internet broadband unlimited IM2.
Pelanggan dapat mengakses internet dengan kecepatan hingga 256 Kbps dan memiliki beragam paket sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
"Kami menyadari terus meningkatnya kebutuhan pelanggan untuk selalu terhubung dengan internet dimanapun mereka berada. Kini dengan dapat digunakannya kartu Mentari dan IM3 untuk paket data unlimited IM2, kami berharap pelanggan akan semakin mudah dan nyaman dalam menikmati akses internet," ujar Guntur S. Siboro, Chief Marketing Officer PT. Indosat dalam keterangannya, Jumat (26/2/2010). Untuk mengaktifkan layanan IM2 Inside ini, pelanggan kartu prabayar Mentari maupun IM3 hanya perlu mengirimkan SMS ke nomor 323 atau menghubungi *777*1*5#.
"Setelah mengirimkan SMS, pelanggan dapat memilih paket yang diinginkan. Ketika layanan ini dijalankan maka fungsi panggilan telepon dan SMS keluar di-nonaktifkan untuk sementara," kata Guntur.
Namun pelanggan tetap bisa menerima panggilan telepon masuk, menerima SMS, dan menelepon layanan Call Center
Paket yang disediakan pada layanan IM2 Inside terdiri dari beberapa pilihan paket, yakni paket Harian, Mingguan dengan tarif Rp9.000 dan Rp50.000.
Sementara itu, Direktur Sales dan Marketing IM2 Abu Syukur Nasution, mengatakan, paket inipun bisa dinikmati dari handset ataupun modem apapun yang mendukung teknologi 3G HSDPA |
|
Last Updated on Sunday, 07 March 2010 11:14 |
|
Mobile Advertising, Layanan Baru Telkomsel |
|
|
|
|
Written by Kang Iful
|
|
Monday, 01 March 2010 21:47 |
|
PT Telkomsel membidik pendapatan layanan iklan bergerak melalui telepon seluler (mobile advertising) Rp430 miliar pada 2010 atau 10 persen dari pangsa pasar iklan mobile.
"Total belanja iklan tahun ini diperkirakan mencapai Rp43 triliun. Sebesar Rp4,3 triliun di antaranya adalah porsi mobile advertising. Kita siap mengambil sekitar 10 persennya," ujar Direktur Utama Sarwoto Atmosutarno, usai peluncuran Telkomsel Mobile Advertising di Jakarta, Rabu (24/2).
Menurut Sarwoto, Telkomsel Mobile Advertising menawarkan berbagai konten informasi dan penawaran iklan yang disesuaikan dengan profil pelanggan Telkomsel.
Layanan ini berupa pengiriman pesan komersial dalam bentuk iklan kepada pelanggan Telkomsel melalui SMS, MMS, NSP, outbond call, cell broadcast.
Potensi pendapatan ini diperoleh dari sekitar 82 juta pelanggan Telkomsel saat ini.
"Dengan Mobile Advertising, Telkomsel memfasilitasi seluruh industri dengan menyediakan solusi baru untuk beriklan secara masif dan tepat sasaran," ujar Sarwoto.
Untuk menyampaikan beragam konten iklan kepada pelanggan, Telkomsel menggandeng 33 perusahaan iklan yang membantu solusi periklanan kepada perusahaan, merchant, atau brand management yang ingin beriklan.
Layanan iklan berupa teks, gambar, suara, maupun video, meliputi enam program yaitu, Bulk Services, berupa pengiriman SMS Broadcast melalui pengiklan mitra media untuk informasi atau promosi kepada pelanggan Telkomsel termasuk dan anggota komunitas.
Fress Ads, mengirim informasi dan promosi kepada pelanggan sesuai dengan kategori target pasar berdasarkan umur, jenis kelamin dan lokasi.
Selanjutnya SMS 2.0, iklan bernilai tambah dengan format tampilan SMS, background berwarna, teks berwarna, emoticon, dan konten gratis.
Mobile Media, layanan konten media yang dapat mengakomodasi berbagai format mobile media seperti mobile tabloid, mobile news paper, mobile magazine.
Pop Screen, saluran untuk mempromosikan produk konten, produk Telkomsel, maupun produk dari penyedia barang dan jasa.
Sedangkan WAP Banner, aplikasi memungkinkan pengiklan untuk mendapatkan target pasar dengan mengunakan teknologi web mobile internet.
Menurut Sarwoto, industri periklanan telah memasuki tahapan baru untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, yakni dengan memanfaatkan teknologi digital.
"Kami berupaya melakukan kreasi dan inovasi layanan baru dengan menghadirkan suatu konvergensi layanan seluler dan periklanan digital," tegasnya. |
|
Last Updated on Sunday, 07 March 2010 11:15 |
|
|
Indosat Akan Rilis BlackBerry Storm2 April Ini |
|
|
|
|
Written by Kang Iful
|
|
Monday, 01 March 2010 21:43 |
|
Indosat baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan menghadirkan BlackBerry CDMA pertama mereka. Meski demikian, fokus mereka masih di sisi GSM. Buktinya, Indosat akan menghadirkan perangkat baru dalam waktu dekat.
Kemungkinan April sudah bisa diluncurkan. Sesuai roadmap, Storm2 memang device BlackBerry yang mau kita luncurkan setelah Onyx, kata Teguh Prasetya, Group Head VAS Marketing Indosat, pada VIVAnews di Jakarta, 24 Februari 2010.
Sekarang ini, tim di Indosat masih terus melakukan uji coba, baik di sisi hardware maupun softwarenya, kata Teguh.
Teguh menyebutkan, untuk GSM, setelah Indosat meluncurkan Storm2 di April mendatang, pihaknya akan menghadirkan BlackBerry Aries, Pearl Flip 8820 (Kickstart) yang sebelumnya dikenal dengan seri 9100, Gemini berfitur 3G, dan Magnum.
Terkait BlackBerry CDMA, Teguh menyebutkan, Indosat memang baru meluncurkan layanannya. Kemarin kami meluncurkan layanan BlackBerry CDMA StarOne. Saat ini baru BIS saja, devicenya belum kami rilis, kata Teguh. Untuk pengguna yang sudah punya device BlackBerry CDMA, sekarang sudah bisa beroperasi juga di jaringan Indosat, ucapnya.
Ya, kalau tidak device, service juga bisa mengangkat aktivasi BlackBerry Indosat, kata Teguh. Tidak semata-mata harus menunggu device saja, karena peluncuran service baru pun bisa mendongkrak kontribusi aktivasi pelanggan BlackBerry, ucapnya. Sekarang ini, kata Teguh, ada sekitar 1.500 nomor baru yang melakukan aktivasi BIS per hari. Secara total, pelanggan BIS Indosat sudah hampir 300 ribu, ucapnya.
Awal maret, kami baru berencana merilis perangkat BlackBerry yang CDMA-support, yaitu seri 8830 World Edition, Tour 9630, dan Curve 8530 (Aries), kata Teguh. Akan tetapi, semua kami luncurkan secara bertahap, ucapnya. |
|
Last Updated on Sunday, 07 March 2010 11:18 |
|
Tri Telat Siapkan Layanan BlackBerry Karena.. |
|
|
|
|
Written by Kang Iful
|
|
Monday, 01 March 2010 21:40 |
|
Operator GSM Hutchison Charoen Pokphand Telecommunication (HCPT) merupakan operator telekomunikasi kesekian yang menyediakan layanan BlackBerry kepada pelanggan mereka. Ada beberapa faktor yang menyebabkan keterlambatan ini.
Menurut Presiden Direktur HCPT Manjot Mann, selama ini perusahaannya memastikan terlebih dahulu back end layanan BlackBerry Tri serta bandwidth yang disediakan benar-benar cukup sehingga tidak ada masalah setelah layanan ini diluncurkan.
"Kami ingin agar pelanggan kami tidak menghadapi kesulitan saat layanan ini telah diluncurkan," ujar Mann dalam acara peluncuran layanan BlackBerri Tri, di Hotel Nikko Jakarta.
Namun demikian, ia memastikan bahwa layanan BIS Tri adalah yang termurah, dengan standar transfer data berkualitas minimum EDGE, serta telah menjangkau seluruh pulau di Indonesia.
Manjot tak bersedia mengatakan berapa besar bandwidth yang disediakan untuk layanan ini, namun, ia memastikan kualitas dan kapasitas maksimal yang disediakan, telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh Research in Motion.
Dalam kesempatan yang sama, Manjot mengatakan, pada 2010 ini, Tri akan lebih agresif melakukan ekspansi ke bagian timur Indonesia, khususnya pulau Sulawesi dan Kalimantan.
Hingga kuartal tiga tahun lalu, kata dia, Tri telah memiliki sekitar 7,3 juta pelanggan di seluruh Indonesia. Kini, dengan sekitar 7600 base transceiver station (BTS) yang dimilikinya, Tri telah menjangkau 22 provinsi dan 3000 kecamatan di Indonesia, mulai dari Nanggroe Aceh Darussalam, hingga Sulawesi.
"Kami akan lebih agresif di Sulawesi dan Kalimantan, tak hanya kota-kota besarnya, juga ke daerah-daerah di luar kota besarnya," Manjot menjelaskan. |
|
Last Updated on Sunday, 07 March 2010 11:22 |
|